Berkumur adalah hal yang wajar dilakukan orang-orang untuk membersihkan gigi dan mulut. Kegiatan ini melibatkan air. Karena itu pula, berkumur terasa membingungkan apabila dilakukan saat bulan puasa. Seandainya tertelan, bagaimana ya? Berikut ini, ARC Berita berhasil mengumpulkan beberapa penjelasan soal apakah berkumur saat puasa bisa bikin batal? Yuk, simak!. 

 

Berkumur

Berkumur sulit ditinggalkan saat puasa lantaran saat berwudu pun, berkumur ada dalam rukun membasuh wajah. Dilansir dari berbagai sumber, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam tidak pernah meninggalkan aktivitas berkumur saat berwudu. Kumur dipandang sebagai bagian dari isbagh (penyempurnaan) wudu. Dalam sabdanya, Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam memerintahkan

 

أَسْبِغِ الْوُضُوءَ وَخَلِّلْ بَيْنَ الأَصَابِعِ وَبَالِغْ فِى الاِسْتِنْشَاقِ إِلاَّ أَنْ تَكُونَ صَائِمًا

 

“Sempurnakan wudu dan sela-sela di antara jari-jemari serta bersungguh-sungguhlah dalam memasukkan air ke hidung (istinsyaq) kecuali saat engkau sedang berpuasa.” (HR. Ashabus Sunan dan dishahihkan Syaikh Al-Albani).

 

Perintah berkumur-kumur saat wudu ini berlaku bagi orang yang sedang berpuasa atau tidak. Namun bukan berarti puasa harus batal. Selama kita masih bisa menjaga air agar tidak masuk kerongkongan, puasa tetap jalan. Yang perlu diperhatikan, kegiatan berkumur dan istinsyaq (memasukkan air ke dalam hidung dan mengeluarkannya lagi) saat berwudu janganlah terlalu dalam atau berlebihan. Hal ini menjaga agar air tidak masuk ke dalam tenggorokan dan membatalkan puasa. 

 

Dalam riwayat shahihah, Umar Bin Al Khaththab mengadu pada Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam jika dirinya pernah berhasrat lalu mencium istrinya. Sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam,

 

أَرَأَيْتَ لَوْ مَضْمَضْتَ مِنْ الْمَاءِ وَأَنْتَ صَائِمٌ

 

“Bagaimana menurutmu, jika kamu berpuasa kemudian berkumur-kumur?” Umar menjawab, 

 

لا بَأْسَ بِهِ قَالَ فَمَهْ

 

“Seperti itu tidak mengapa.

 

”Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Lalu apa masalahnya?“ (HR. Abu Dawud dan disahihkan Syaikh Al-Albani di Shahih Sunan Abi Dawud, 2089). Maka, berkumur-kumur tidak membatalkan puasa. 

 

Namun lain halnya jika tujuanmu adalah berkumur pada pertengahan hari puasa untuk menyegarkan mulut. Maka, hukumnya makruhilustrasi berkumur dengan hidrogen peroksida. Dikutip dari situs NU Online, membersihkan gigi dan mulut pada saat puasa dianjurkan diatur waktunya. Ini karena membersihkan gigi dan mulut di siang hari dapat menyalahi keutamaan.Syekh Muhammad Nawawi Al-Bantani dalam Nihayatuz Zain, menyampaikan hal berikut.

 

ومكروهات الصوم ثلاثة عشر: أن يستاك بعد الزوال

 

“Hal yang makruh dalam puasa ada tiga belas. Salah satunya bersiwak setelah zuhur,” (Lihat Nihayatuz Zein fi Irsyadil Mubtadi’in, Cetakan Al-Maarif, Bandung, Halaman 195). Dalam konteks tersebut, bersiwak atau berkumur disebut makruh karena pembersihan mulut di saat puasa merupakan tindakan menyalahi yang utama. Utamanya adalah mendiamkan mulut dan aromanya yang kurang sedap apa adanya. Aroma inilah yang disukai Allah di hari kiamat.Al-Habib Abdulah bin Husein bin Thahir dalam karya "Is‘adur Rafiq wa Bughyatut Tashdiq" menyebut

 

ويكره السواك بعد الزوال للصائم لخبر "لخلوف" أي لتغير "فم الصائم يوم القيامة أطيب عند الله من رائحة المسك".

 

“Bagi orang berpuasa, makruh bersiwak setelah zuhur berdasarkan hadits, "Perubahan aroma mulut orang yang berpuasa lebih wangi di sisi Allah pada hari kiamat daripada wangi minyak misik." (Lihat Is‘adur Rafiq, Cetakan Al-Hidayah, Surabaya, Juz I, Halaman 117). Itu dia penjelasan, apakah kumur saat puasa bikin batal. Jadi, kegiatan ini tidak akan membuat puasa batal asalkan air tidak masuk kerongkongan ya! Namun jika kamu ingin mendapatkan keutamaan lebih, hindari berkumur sebelum zuhur dan kembali kepada niat berkumur sendiri.

0 komentar:

Post a Comment

Terima Kasih telah berkunjung, Jangan lupa tinggalkan komentar anda.

Adapun peraturan yang harus anda ketahui saat akan berkomentar diblog ini.
1. Berkonentarlah dengan bahasa yang sopan.
2. Komentar harus Relevan/Sesuai Topik.
3. Dilarang komentar Spam.
4. Dilarang menempatkan link hidup saat berkomentar.
5. Dilarang promosi.
6. Dilarang komentar yang mengandung unsur sara.

Jika anda melanggar peraturan, Terpaksa komentar anda akan saya Hapus.

 
Top